MAKALAH KIMIA
ALTERNATIF
PENGGANTI MINYAK BUMI
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Seperti
yang kita ketahui, kemajuan jaman sekaran memaksa kita untuk b isa memenuhi
kebutuhan dengan cepat dan efisien. Sumber daya alam, baik yang dapat
diperbaharui dan yan tidak dapat diperbaharui, mempunyai peran yang sanga
penting bagi kemudahan pemenuhan kebutuhan menusia.
Minyak
bumi merupakan salah satu sumber daya alam yang menjadi primadona bahan bakar
untuk membantu mempermudah aktivitas manusia saat ini. Tidak dapat dipungkiri,
minyak bumi ini merupakan salah satu
energy yang paling dibutuhkan agar dapat menunjang kegiatan-kegiatan yang
dilakukan oleh manusia modern. Nemun, jumlahnya
yang terbatas dan jenisnya yang merupakan sumber daya alam yang tidak
daoat diperbaharui, membuat kami seabagai generasi muda khawatir akan semakin
menipisnya persediaan minyak bumi di planet kita, hal ini pula yang menjadi
inspirasi bagi sebagian orang untuk mencari alternatif pengganti minyak bumi
sebagai bahan bakar. Saat ini mulai banyak pilihan alternatif pengganti minyak
bumi dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Kami
tertarik untuk mengetahui lebih dalam mengenai bahan pengganti yang dapat
dijadikan sebagai alternative penggunaan minyak bumi. Dengan mengetahui lebih
jelas mengenai hal ini, kami berharap dapat menjadi generasi muda yang ikut
serta melestarikan sumber daya alam dengan menggunakan sebijaksana mungkin demi
kelangsungan hidup manusia yang lebih terjamin di masa depan.
1.2
Tujuan Penulisan
Adapun tujuan penulisan dari makalah ini adalah :
1.
Untuk mengetahui apa saja bahan-bahan alternatif pengganti
minyak bumi.
2.
Untuk memperoleh informasi mengenai kelebihan dan kekurangan
dari masing-masing bahan pengganti minyak bumi.
3.
Agar nantinya dapat turut serta menemukan bahan-bahan lain
yang berpotensi untuk dijadikan pengganti minyak bumi.
4.
Agar dapat mejadikan pengetahuan mengenai energi alternatif
pengganti minyak bumi sebagai inspirasi untuk dapat lebih bijaksana
memanfaatkan sumber daya alam di bumi.
BAB
II
PEMBAHASAN
1.
Pengertain
Energi Alternatif
Energi alternatif merupakan istilah yang di gunakan
uantuk semua energi yang dapat digunakan untuk menggantikan bahan bakar(minyak
bumi). Energi alternatif tercipta karena bahan bakar sebelumnya(minyak bumi)
tidak dapat diperbarui.
2.
Kriteria-kriteria
Energi Alternatif
·
Dapat digunakan berulang-ulang
·
Jumlahnya berlimpah
·
Pengolahannya tidah merusak alam
·
Tidak berbahaya, aman, serta tidak menimbulkan penyakit akibat
pengolahan/penggunaanya
·
Ramah lingkungan
Sumber-sumber energi alternatif dapat
meliputi sumber daya energi hayati, surya, air, laut, angin, nuklir, dan bahan
fosil.
A.
Biogas
Kotoran hewan dapat digunakan sebagai kompos untuk memupuk tanaman atau
membuat biogas yang berguna sebagai bahan bakar. Biogas
cocok dikembangkan di daerah-daerah yang memiliki biomassa berlimpah, terutama
di sentra-sentra produksi padi dan ternak di Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi
Selatan, Bali, dan lain-lain.
Biogas sebagian besar terdiri atas gas metan yang dapat dibakar. Biogas
merupakan hasil fermentasi bakteri metan di dalam kondisi anaerobik. Secara
teknis pembuatan biogas tidak merupakan masalah.
Bangunan utama dari instalasi biogas adalah
digester yang berfungsi untuk menampung gas metan hasil perombakan bahan bahan
organik oleh bakteri. Jenis digester yang paling banyak digunakan adalah model continuous
feeding dimana pengisian bahan organiknya dilakukan secara kontinu setiap
hari. Besar kecilnya digester tergantung pada kotoran ternak yamg dihasilkan
dan banyaknya biogas yang diinginkan. Lahannya yang diperlukan sekitar 16 m2.
Untuk membuat digester diperlukan bahan bangunan seperti pasir, semen, batu
kali, batu koral, bata merah, besi konstruksi, cat dan pipa prolon.
Setelah pengerjaan digester selesai maka mulai
dilakukan proses pembuatan biogas dengan langkah langkah sebagai berikut:
1.
Mencampur kotoran sapi dengan air sampai terbentuk
lumpur dengan perbandingan 1:1 pada bak penampung sementara. Bentuk lumpur akan
mempermudah pemasukan kedalam digester
2.
Mengalirkan lumpur kedalam digester melalui lubang pemasukan. Pada
pengisian pertama kran gas yang ada diatas digester dibuka agar pemasukan lebih
mudah dan udara yang ada didalam digester terdesak keluar. Pada pengisian
pertama ini dibutuhkan lumpur kotoran sapi dalam jumlah yang banyak sampai
digester penuh.
3.
Melakukan penambahan starter (banyak dijual
dipasaran) sebanyak 1 liter dan isi rumen segar dari rumah potong hewan (RPH)
sebanyak 5 karung untuk kapasitas digester 3,5 - 5,0 m2. Setelah
digester penuh, kran gas ditutup supaya terjadi proses fermentasi.
4.
Membuang gas yang pertama dihasilkan
pada hari ke-1 sampai ke-8 karena yang terbentuk adalah gas CO2.
Sedangkan pada hari ke-10 sampai hari ke-14 baru terbentuk gas metan (CH4)
dan CO2 mulai menurun. Pada komposisi CH4 54% dan CO2
27% maka biogas akan menyala.
5.
Pada hari ke-14 gas yang
terbentuk dapat digunakan untuk menyalakan api pada kompor gas atau kebutuhan
lainnya. Mulai hari ke-14 sudah bisa menghasilkan energi biogas yang selalu
terbarukan. Biogas ini tidak berbau seperti bau kotoran sapi. Selanjutnya,
digester terus diisi lumpur kotoran sapi secara kontinyu sehingga dihasilkan biogas yang
optimal.
Manfaat energi
biogas adalah sebagai pengganti bahan bakar khususnya minyak tanah dan
dipergunakan untuk memasak kemudian sebagai bahan pengganti bahan bakar minyak
(bensin, solar). Dalam skala besar, biogas dapat digunakan sebagai pembangkit
energi listrik. Di samping itu, dari proses produksi biogas akan dihasilkan
sisa kotoran ternak yang dapat langsung dipergunakan sebagai pupuk organik pada
tanaman / budidaya pertanian.
B.
Solar
Solar energi atau tenaga surya adalah energi dari matahari, tanpa adanya energi dari
matahari maka semua kehidupan di bumi akan berakhir. Energi matahari telah
dipandang sebagai sumber energi yang dapat digunakan dalam jangka panjang
selama bertahun-tahun karena sejumlah besar energi tersedia bebas, jika
dimanfaatkan oleh teknologi modern maka akan dapat digunakan untuk berbagai keperluan
dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh dari adanya energi surya adalah penemuan
mobil surya. Mobil surya adalah jenis kendaraan listrik yang menggunakan tenaga
matahari sebagai sumber energinya. Energi matahari ditangkap dengan menggunakan
panel cell surya, kemudian digunakan untuk menggerakkan motor listrik yang
berfungsi untuk memutar roda agar dapat digunakan secara stabil. Mobil surya
dilengkapi dengan tempat penyimpanan energi (energi storage).
C.
Bioetanol
Bioetanol (C2H5OH)
merupakan salah satu biofuel yang hadir sebagai bahan bakar alternatif yang lebih
ramah lingkungan dan sifatnya yang terbarukan. Merupakan bahan bakar alternatif
yang diolah dari tumbuhan yang memiliki keunggulan karena mampu menurunkan
emisi CO2 hingga 18%, dibandingkan dengan emisi bahan bakar fosil
seperti minyak tanah. Bioetanol dapat diproduksi dari berbagai bahan baku yang
banyak terdapat di Indonesia, sehingga sangat potensial untuk diolah dan
dikembangkan karena bahan bakunya sangat dikenal masyarakat. Tumbuhan yang
potensial untuk menghasilkan bioetanol antara lain tanaman yang memiliki kadar
karbohidrat tinggi, seperti tebu, nira, aren, sorgum, ubi kayu, jambu mete
(limbah jambu mete), garut, batang pisang, ubi jalar, jagung, bonggol jagung,
jerami, dan bagas (ampas tebu). Dari biomas yang banyak mengandung pati dapat dibuat
alkohol. Alkohol merupakan bahan bakar yang baik. Dicampur dengan bensin ia
dapat digunakan untuk bahan bakar mobil, sehingga dapat mengurangi konsumsi BBM. Biofuel (energi nabati),
merupakan tanaman yang dapat dikembangkan bio-fuel
meliputi kelapa, kelapa sawit, enau/aren, jarak pagar, tebu, singkong/ ketela.
D.
Gas Alam
Gas alam sudah banyak
digunakan di berbagai negara yang biasanya untuk bidang properti dan bisnis.
Jika digunakan untuk kendaraan, emisi yang dikeluarkan akan lebih ramah
lingkungan dibandingkan dengan minyak.
Akan tetapi, efek rumah kaca yang dihasilkannya 21 kali lebih buruk.
E.
Listrik
Listrik dapat digunakan
sebagai bahan bakar transportasi, seperti baterai. Tenaga listrik dapat diisi
ulang dan disimpan dalam baterai. Bahan bakar ini menghasilkan tenaga tanpa ada
pembakaran ataupun polusi, namun sebagian dari sumber tenaga ini masih tercipta
dari batu bara dan meninggalkan gas karbon.
F.
Hidrogen
Hidrogen adalah suatu unsur kimia yang memiliki nomor atom 1
dan merupakan unsur yang memiliki massa paling ringan dan paling melimpah di
alam semesta. Di bumi, kebanyakan hidrogen bersenyawa dengan unsur lain seperti
hidrokarbon dan air. Hidrogen dihasilkan oleh beberapa jenis bakteri dan
ganggang. Hidrogen tidak tersedia bebas di alam sehingga tidak dapat
ditambang seperti energi fosil. Hidrogen harus diproduksi. Cara utama untuk
memproduksi hidrogen adalah dengan mengelektrolisis H2O. Kendala
yang dihadapi dari teknologi ini adalah umur dari electrolyzer yang
pendek dan harga materialnya yang masih mahal di pasaran.
Skema sel bahan bakar (fuel cell)
Hidrogen
dapat digunakan untuk sel bahan bakar (fuel cell) yang merupakan alat
elektrokimia yang mirip dengan baterai, namun berbeda karena reaktannya dapat
diisi ulang. Kinerja sel bahan bakar hidrogen menggunakan hidrogen dan oksigen
yang bereaksi dan mengalir seperti bahan bakar biasa. Ia tidak mengalami
pembakaran sehingga limbah yang dihasilkan berupa air murni yang aman untuk
dibuang.
Bus berbahan bakar hydrogen
Di Kanada
dan Amerika Serikat, tabung sel bahan bakar hidrogen mulai diperjualbelikan.
Namun, harganya masih mahal yaitu sekitar 3000 dolar AS. Di Indonesia sendiri
prototipe sepeda motor dengan bahan bakar hidrogen sudah diciptakan oleh Pusat
Penelitian Fisika Terapan LIPI.
G.
Propana
Propana atau yang biasa dikenal dengan LPG
merupakan produk dari pengolahan gas alam dan minyak mentah. Sumber tenaga ini
sudah banyak digunakan sebagai bahan bakar. Propana menghasilkan emisi lebih
sedikit dibandingkan bensin, namun penciptaan metananya lebih buruk 21 kali
lipat.
H.
Biodiesel
Biodiesel merupakan energi
yang berasal dari tumbuhan atau lemak binatang. Mesin kendaraan dapat
menggunakan biodiesel yang masih murni, maupun biodiesel yang telah dicampur
dengan minyak. Biodiesel mengurangi polusi yang ada, akan tetapi terbatasnya
produk dan infrastruktur menjadi masalah pada sumber energi ini.
I.
Methanol
Methanol yang juga dikenal sebagai
alkohol kayu dapat menjadi energi alternatif pada kendaraan. Methanol dapat
menjadi energi alternatif yang penting di masa depan karena hidrogen yang
dihasilkan dapat menjadi energi juga. Namun, sekarang ini produsen kendaraan
tidak lagi menggunakan methanol sebagai bahan bakar.
J.
Nuklir
Tenaga nuklir merupakan suatu penggunaan yang terkendali
dari reaksi nuklir untuk menghasilkan energi panas yang kemudian digunakan
untuk pembangkit listrik. Menurut UU No.10/1997; Tenaga Nuklir adalah tenaga dalam bentuk apa pun yang dibebaskan
dalam proses transformasi inti, termasuk tenaga yang berasal dari sumber
radiasi pengion. Radiasi pengion merupakan gelombang elektromagnetik dan
partikel bermuatan yang karena energi yang dimilikinya mampu mengionisasi media
yang dilaluinya.
Reaktor nuklir
Tenaga
nuklir sangat ramah lingkungan dan tidak menimbulkan pencemaran. Namun radiasi
yang ditimbulkan oleh energi ini membuat pemerintah sangat sulit
mengembangkannya di Indonesia. Masyarakat menganggap nuklir sebagai suatu hal
yang sangat menakutkan terlebih setelah terjadinya bencana nuklir di berbagai
negara di dunia. Sebenarnya Indonesia sangatlah kaya akan bahan baku nuklir
yaitu, uranium dan plutonium. Namun kekayaan sumber daya mineral tersebut belum
dimanfaatkan dengan maksimal. Penentangan dalam pengembangan nuklir bukan hanya
di Indonesia, akan tetapi juga di dunia internasional. Para penentang
menganggap bahwa tenaga nuklir menimbulkan ancaman bagi banyak orang dan
lingkungan. Sementara para pendukung menganggap bahwa tenaga nuklir adalah
sumber energi yang berkelanjutan dan dapat mengurangi emisi karbon. Pembangkit
listrik tenaga nuklir menyediakan 13% listrik di seluruh dunia. Menurut Badan
Tenaga Atom Internasional (IAEA) pada bulan Januari 2013 terdapat sekitar 390
reaktor nuklir di seluruh dunia yang beroperasi di 31 negara. Beberapa
kecelakaan reaktor yang terjadi adalah bencana Chernobyl (1986), Fukushima
Daiichi (2011), Pulau Three Mile (1979), dan beberapa kecelakaan kapal selam
bertenaga nuklir. Hal ini membuat para ilmuwan terus memperbaiki keselamatan
nuklir dan fusi nuklir diyakini paling aman dan dapat digunakan di masa yang
akan datang.
K.
Biomassa
Biomassa adalah suatu bahan yang diperoleh dari makhluk
hidup baik masih hidup atau baru mati yang dapat dimanfaatkan sebagai energi
dalam jumlah yang besar. Pada umumnya biomassa berasal dari tanaman namun juga
terdapat biomassa dari hewan. Biomassa dapat merujuk pada limbah pertanian atau
peternakan seperti jerami, serbuk gergaji, kotoran hewan, sampah dapur, dan
sebagainya. Biomassa merupakan sumber energi dengan jumlah CO2 nol
sehingga tidak menyebabkan emisi gas rumah kaca.
Kelapa sawit merupakan salah satu bahan baku biomassa
Akhir-akhir
ini penggunaan biomassa sebagai energi alternatif berkembang sangat pesat. Beberapa
tumbuhan ditanam untuk memenuhi bahan baku biomassa. Jarak, kelapa sawit, dan
kedelai merupakan tanaman yang digunakan untuk membuat biomassa utamanya
pembuatan biodiesel. Sementara itu tanaman lain seperti sorgum, ubi kayu, dan
jagung digunakan untuk pembuatan bioethanol.
Ø Kelapa Sawit
Kelapa Sawit (Elaeis) adalah tumbuhan sejenis palma yang
menghasilkan minyak makan, margarine, sabun, industry baja, kawat dan minyak
industri farmasi, maupun bahan bakar
(biodiesel)
African Oil Palm (Elaeis guineensis)
Menurut Kabid Ketenagalistrikan Distamben
Riau, Ir Abdi Haro, kelapa sawit dapat dimanfaatkan limbahnya untuk
menghasilkan energi listrik dengan potensi 100-200 MW. Abdi menjelaskan bahwa
baru sebagian kecil kelapa sawit yang dimanfaatkan perusahaan perkebunan kelapa
sawit sebagai campuran untuk pembuatan kompos. 5 Padahal,
dibandingkan jika ia dibiarkan begitu saja dapat merusak lingkungan sekitar,
justru limbah kelapa sawit yang berupa cangkang sawit, pelepah, tankos dan CPO
parit masih dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik baru terbarukan
biomassa.
Ø Kemiri Minyak atau Kemiri Sunan
Kemiri
minyak atau disebut juga dengan kemiri Sunan (Aleurites trisperma),
selain dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan,
juga menjadi tanaman yang dapat membantu mengatasi masalah global warming
(pemanasan global).
Kemiri Minyak (Aleurites trisperma)
Kemiri
minyak dapat menjadi alternatif bahan bakar nabati (BBN), demikian hasil
penelitian Dibyo Pranowo, Peneliti Bioenergi Balai Penelitian Tanaman Industri
dan Penyegar (Balitri), Kementrian Pertanian. Ia menyatakan bahwa satu liter
bahan bakar dari kemiri minyak mampu menghidupkan generator selama 240 menit.
Sementara solar hanya selama 62 menit.3
L.
Sinar Matahari
Sinar
matahari sangat mudah ditemukan di permukaan bumi sehingga energi matahari
merupakan suatu hal yang sangat menjanjikan. Energi matahari (energi surya)
sangat ramah lingkungan dan merupakan energi yang terbarukan sehingga energi
ini dapat digunakan sebagai alternatif dari bahan bakar fosil. Namun, dengan
biaya pembangkitan dari tenaga surya yang membutuhkan biaya lebih mahal dari
biaya untuk pembangkitan tenaga fosil membuat pembangkitan dari tenaga surya
ini kurang diminati. Perangkat untuk mengkonversi energi matahari menjadi
energi listrik, yang disebut dengan fotovoltaik, masih didatangkan dari luar
negeri sehingga membutuhkan biaya yang mahal. Indonesia
telah memanfaatkan energi surya di beberapa provinsi di Indonesia terutama
wilayah terpencil yang sulit dijangkau jaringan PLN. Pada tahun 2002, total
kapasitas PLTS di seluruh wilayah Indonesia hampir mencapai 3 MWp.
Pembangkit Tenaga Surya ini dipasang di wilayah-wilayah terpencil khususnya
kawasan timur Indonesia. Namun sebagian PLTS yang terpasang telah rusak dan
belum diperbaiki karena terkendali masalah ekonomi karena tingginya biaya
perawatan.

Lapangan Pembangkitan Listrik Tenaga Surya
Indonesia
merupakan negara yang terletak di khatulistiwa, sehingga Indonesia memiliki
sumber energi surya yang sangat berlimpah. Intensitas radiasi matahari di
seluruh wilayah Indonesia rata-rata 4,8 kWh/m2 per hari. Dengan
berlimpahnya sumber energi surya ini seharusnya dapat dimanfaatkan secara
maksimal untuk memenuhi kebutuhan energi listrik di Indonesia.
M. Air
Air
merupakan senyawa yang menutupi hampir 71% permukaan bumi dan terdapat sekitar
1,4 triliun km3 air di bumi yang sebagian besar berada di laut. Pada
dasarnya, air di seluruh permukaan bumi ini mengalir, contohnya adalah aliran
sungai, gelombang pasang surut, ombak, arus laut, dan sebagainya. Aliran-aliran
air tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pemutar turbin yang menggerakkan generator
listrik untuk menghasilkan energi listrik.
Kincir air
Energi
listrik yang berasal dari aliran air ini disebut dengan hidroelektrik
(hydoelectric). Hidroelektrik menyumbang sekitar 19% dari kebutuhan listrik
dunia. Energi listrik dengan tenaga air ini biasanya didapatkan dari
sungai-sungai yang dibendung kemudian dibuat saluran-saluran untuk mengalirkan
air ke turbin.
Waduk Gajah
Mungkur
Di Indonesia
penggunaan air sebagai sumber energi sudah digunakan sebagai pembangkit listrik
dalam skala besar. Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Indonesia antara
lain; PLTA Karangkates, PLTA Gajah Mungkur, dan sebagainya
N.
Angin
Di dunia ada ribuan turbin yang beroperasi dan menghasilkan
sekitar 58.982 MW dan 69% di antaranya berada di wilayah Eropa. Namun penggunaan
angin sebagai sumber energi listrik hanya sekitar 1% di seluruh dunia. Berbagai
negara telah membuat investasi listrik tenaga angin yang sangat besar di
antaranya; Jerman, Spanyol, Amerika Serikat, Denmark, dan India. Jerman
merupakan produsen tenaga angin terbesar di dunia dengan 32% dari kapasitas
seluruh dunia.
Ladang Kincir Angin
Tenaga angin
sangat murah dibandingkan dengan tenaga-tenaga yang lainnya. Ia merupakan
tenaga yang tidak akan habis dan ada terus menerus (terbarukan) dan dijumpai di
banyak tempat di dunia. Tenaga angin juga merupakan tenaga yang bersih dan
bebas dari efek rumah kaca.
Manfaat energi alternatif sebgai pengganti minyak bumi.
Secara umum, energi alternatif memiliki manfaat diantaranya:
1.
Menghasilkan devisa suatu negara
2. Menambah pengaman terhadap pasokan energi
3. Mengurangi subsidi BBM
4. Memperbaiki lingkungan
BAB
III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari
uraian diatas daoat disimpulkan bahwa :
1.
Energi alternative
merupakan istilah yang dapat digunakan untuk semua energy yang dapat digunakan
untuk mengganti bahan bakar konvensional.
2.
Sumber-sumber energy
alternatif seperti biogas, solar, bioetano mampu dijadikan sebagai energi pengganti minyak bumi ( sumber daya alam yang
tidak dapat diperbaharui)
3.
Energy alternatif
tersebut memiliki banyak manfaat atau keuntungan baik untuk penghematan BBM
sendiri jug a baik bagi lingkungan di masa yang akan datang.
B. Saran
Saran kami adalah kita sebagai
manusia harus menjaga kelestarian alam dan menjaganya dengan baik, sepertu
halnya dalam minyak bumi, seharusnya kita sebagai manusia tidak mengeksplorasi
secara besar-besaran karena minyak bumi merupakan energy yang tidak dapat
diperbaharui dan membutuhkan jutaan tahun untuk mendapatkan minyak bumi
tersebut. Selain itu, energi yang bisa menggantikan minyak bumi harus kita
kembangkan. Dan yang pasti kita harus lebih ramah lingkungan.